Saturday, July 3, 2010

PERLUNYA MANUSIA BELAJAR ETIKA

0 komentar
PERLUNYA MANUSIA BELAJAR ETIKA

beberapa alasan kenapa seseorang belajar Etika : 
1.karena : 
Mahir mengenali problem dan isu moral dalam profesi 
Terampil dalam memahami menjelaskan, dan kritis dalam mengkaji argumen-argumen yang berlawanan dengan isu moral. 
Mampu membentuk sudut pandang yang konsisten dan komprehensif berdasarkan pertimbangan atas fakta-fakta yang relevan.

Mampu berimajinasi tentang berbagai respons alternatif terhadap isu-isu yang bersangkutan dan pemecahan kreatif atas kesulitan-kesulitan praktis. 
Peka terhadap kesulitan dan kepelikan sesungguhnya kesediaan mengalami dan mentoleransi ketidakpastian dalam membuat penilaian atas keputusan moral seseorang terhadap orang lain. 
Meningkatkan ketepatan dalam menggunakan bahasa etika yang lazim, yang diperlukan untuk mengungkapkan dan membela dengan cukup baik pandangan moral seseorang terhadap orang lain. 
Meningkatkan penghargaan baik terhadap kemungkinan penggunaan dialog rasional dalam memecahkan konflik-konflik moral maupun perlunya toleransi terhadap perbedaan-perbedaan perspektif di kalangan orang – orang yang secara moral cukup baik. 
Membangkitkan desakan akan pentingnya integrasi antara hidup profesional dengan keyakinan personal  pentingnya mempertahankan integritas moral. 
Meningkatkan kemampuan untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan moral yang timbul karena aktifitas profesional 
Memperkuat otonomi moral. 
Otonomi moral berarti : 
a Mengatur diri sendiri  INDEPENDEN 
b Kemampuan untuk berpikir dan kebiasaan berpikir secara rasional tentang isu-isu moral atas landasan kepedulian moral. 
c Tanggap secara umum terhadap nilai – nilai moral  KEPEDULIAN MORAL.  

2.Etika yang harus dipegang para arsitek adalah moralitas yang terbagi atas : 
Moralitas Umum / Awam / Adat 
Seperangkat aturan moral dalam budaya kita  
Moralitas pribadi 
Berhubungan erat dengan moralitas umum, tetapi bisa berbeda untuk hal – hal yang berada pada kontroversi area. 
Moralitas pribadi merupakan pribadi ideal yang melayani dan meningkatkan kualitas kemanusiaan. 
Etika Profesi 
Kaum profesional yang diatur oleh norma yang dibuat oleh profesi mereka, bersifat mengikat dan punya kekuatan hukum.
Norma profesional dibuat untuk memberi pelayanan yang lebih baik bagi kepentingan publik.  
Diterima oleh semua kaum profesional tanpa mempertimbangkan moralitas pribadi. 
Etika lingkungan / ekosistem 
Norma-norma yang mengatur tentang pemberdayaan lingkungan hidup. 

3 Gagal produk atau produk yang dapat mengakibatkan kecelakaan, kecelakaan dapat dikelompokkan menjadi 3 jenis [Langewiesche, 1998]; 
Kecelakaan Prosedural 
Merupakan kecelakaan yang paling umum dan merupakan akibat dari pilihan buruk yang diambil seseorang atau diakibatkan karena orang itu tidak mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Kecelakaan prosedural cukup mudah dipahami dan solusinya dapat ditanggulangi melalui peningkatan pelatihan, pengawasan yang lebih ketat, hukum dan peraturan baru, atau penyelidikan mendalam oleh pembuat peraturan.  
Kecelakaan Teknis
Yang disebabkan oleh kerusakan dalam desain. Kerusakan ini meliputi kerusakan material, peralatan yang tidak bekerja sesuai harapan, atau peralatan yang tidak bekerja dengan baik dalam semua situasi yang dihadapi. Jenis kecelakaan ini dapat dipahami dan diperkecil dengan semakin banyaknya pengetahuan yang didapat melalui pengujian dan pengalaman nyata di lapangan.  
Kecelakaan Sistemis 
Lebih sulit dipahami dan sulit diawasi. Kecelakaan ini merupakan karakteristik teknologi yang sangat canggih dan organisasi yang rumit yang diperlukan untuk mengoperasikannya.  
Tuntutan yang diberikan adalah tuntutan hukum yang sesuai dengan sanksi yang diperoleh dan hukuman sosial dari masyarakat (dikucilkan) bahkan instansi / perusahaan  produsen yang terkait pun kena sanksi hukum dan di blacklist oleh lembaga / pemerintah / instansi  perusahaan lainnya. Bahkan dapat sampai dibekukan atau ditutup produser tersebut. 

4.Sebuah produk yang harga jualnya biasa murah tetapi dijual dengan harga mahal merupakan kebijakan perusahaan atau produsen, walau dari segi lain tampak curang selama tidak membahayakan konsumen maka hal tersebut wajar dilakukan. Akan tetapi hal ini dapat mempengaruhi persaingan harga dalam pemasaran dengan produk yang sama. Masyarakat akan cenderung memilih barang yang murah dengan kualitas bagus pula, jika suatu produk yang kualitasnya tidak bagus dan dijual dengan harga yang mahal maka masyarakat sendiri akan menilai produk mana yang terbaik untuk dirinya. Produsen akan rugi sendiri jika ada produk yang sama dijual dengan harga yang lebih murah, karena masyarakat cenderung memilih yang murah dan bagus. Kecuali produk tersebut hanya dimiliki oleh produsen dan masyarakat sangat membutuhkannya maka produsen akan untung, walau hal ini terlihat tidak etis namun tidak menyalahi hukum, hal ini menimbulkan beberapa kontroversi antara hukum dan etika;    
Banyak hal-hal legal dianggap tidak etis, sebaliknya banyak hal-hal illegal dianggap etis. 
Mengikuti persyaratan hukum yang berlaku merupakan cara yang sama, tetapi etika profesi melewati batas-batas area hukum.
Etika profesi berada pada area dimana terjadi konflik dan tidak ada petunjuk hukum atau menyelesaikan masalah tersebut. 
Namun hal diatas dapat dibenahi dengan beberapa isu sebagai berikut :  
Isu Fakta, dapat diselesaikan melalui penelitian untuk mengungkap kebenaran. 
Isu konseptual, diselesaikan melalui kesepakatan atas arti istilah dan konsep. Meskipun kadang kesepakatan tidak tercapai, maka itulah perlunya analisis lebih lanjut. 
Isu moral, diselesaikan melalui kesepakatan atas prinsip-prinsip moral yang relevan dan bagaimana prinsip itu diterapkan. 

5.Jika hal ini sangat membahayakan maka para insinyur dapat melakukan tindakan mengungkap rahasia perusahaan. (Whistleblowing) 
Ada tiga jenis tindakan mengungkap rahasia perusahaan, yaitu : 
Pengungkapan secara internal 
Yaitu pengungkapan yang melalui perusahaan lewat atasan yang berwenang. 
Pengungkapan secara eksternal 
Pengungkapan melalui faktor luas seperti media massa, polisi atau instansi terkait lainnya.  
Adapun beberapa hal yang dapat mencegah terjadinya tindakan mengungkap rahasia perusahaan, antara lain  dengan : 
Harus ada etika yang kuat dalam suatu perusahaan 
Harus ada garis komunikasi yang jelas dalam perusahaan.
Semua karyawan harus mempunyai akses yang berarti terhadap manajer tingkat atas.
Harus ada kemauan dari pihak manajer untuk mengakui kesalahan, mengumumkan-nya jika perlu.  
Adapun cara yang umumnya dilakukan untuk mencegah pengungkapan rahasia perusahaan, yaitu dengan memecat sang pengungkap dan mengintimidasi karyawan lainnya yang tampaknya akan berbuat sesuatu yang dapat merugikan. 
Tindakan mengungkapkan rahasia perusahaan harus dilakukan jika keempat kondisi berikut ini terpenuhi [Harris, Pritchard, dan Rabisn 2000] antara lain : 
Kebutuhan, harus ada bahaya jelas dan penting yang dapat dihindari dengan tindakan ini. 
Kejelasan. Sang pengungkap harus berada dalam posisi yang sangat jelas untuk melaporkan masalah ini.  
Kemampuan. Sang pengungkap harus memiliki kesempatan sukses yang cukup besar dalam menghentikan suatu kegiatan berbahaya. 
Sumber terakhir. Tindakan pengungkapan kesalahan hanya harus dilakukan bila tidak ada orang lain yang lebih mampu atau lebih jelas untuk melakukan tindakan ini dan jika semua jalur tindakan lain di dalam konteks organisasi telah ditempuh atau ditutup.

Besar harapan saya agar semua yang saya tulis ini bisa diterapkan dilingkungan masyarakat indonesia, untuk itu marilah kita budayakan hidup beretika. karena mungkin dengan cara ini kita bisa tampil beda dengan negara-negara luar. maka dari itu sedikit waktu luang yang penulis harapkan agar kiranya para pembaca segan untuk meninggalkan Comentar atau Saran yang bersifat membangun. Untuk kemajuan Blog saya kedepannya.
semoga bermanfat dan Salam Kenal untuk warga Indonesia.

Baca Juga :
Wawasan Nusantara Dalam Kehidupan Nasional 
Peranan Pancasila Dalam Mewujudkan Generasi Muda yang Bermoral Dan Beretika 
PENCITRAAN DIRI DAN KESUKSESAN

Leave a Reply

belajar menghargai merupakan modal keberhasilan